Di balik penampilannya yang begitu tenang, Gunung
Merapi menyimpan kekuatan alam yang dahsyat. Sebagian ilmuwan menduga
letusan besar Gunung Merapi adalah penyebab kerajaan Mataram Kuno
berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Ketika meletus, Gunung Merapi
sanggup menyemburkan awan panas (800-1000 derajat celcius) yang meluncur
ke bawah dengan kecepatan hingga 70 km/jam. Pada tahun 1930, awan panas
dari letusan Gunung Merapi menghanguskan hutan, 13 desa, dan 1400
penduduk dalam sekejap.
Namun seperti unjuk kekuatan alam lainnya, letusan Gunung Merapi juga memiliki sisi baik. Abu vulkanik dari Gunung Merapi memberikan kesuburan bagi tanah di kaki gunung dan ribuan hektar sawah di bawahnya. Jutaan kubik pasir yang dimuntahkan juga telah menghidupi ratusan penduduk setempat yang mencari nafkah dengan menambang pasir. Empat tahun setelah letusan, kawasan Kaliadem sudah hijau dan sejuk lagi. Pohon-pohon pinus yang dulu hangus, kini sudah mulai tumbuh. Kaliadem sekarang menjadi obyek wisata alam tempat menikmati keindahan Gunung Merapi sekaligus menyaksikan bukti bahwa alam memiliki keseimbangannya sendiri.
Harga tiket Per orang Rp. 5.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar